NEWSLETTERCONTACT

Rahasia Menjual Online : Jawab 3 Pertanyaan Konsumen

 

Panduan content marketing

Anda sudah tahu kalau konsumen melakukan penelitian produk sebelum membeli

Konsumen mencari jawaban atas pertanyaan mereka seputar produk bersangkutan.

…Dan mereka umumnya memulai dari mesin pencari.

Sekarang bayangkan ini…

Anda tahu apa pertanyaan mereka. Kemudian Anda membuat konten di website Anda untuk menjawab pertanyaan tesrebut.

Ketika seorang konsumen mengetikkan pertanyaan tersebut di Google, apa yang akan terjadi ?

Google akan menampilkan konten web Anda pada hasil pencarian… Dalam hitungan detik, konsumen mendarat di website Anda.

Anda mendapatkan calon pembeli.

Begitulah cara kerja content marketing.

Terlihat sederhana, bukan ? Dan memang sesederhana itu. Anda hanya perlu menyediakan jawaban atas setiap pertanyaan konsumen untuk menarik mereka ke website Anda.

Tapi kenapa tidak banyak perusahaan yang melakukannya ?

Karena kebanyakan perusahaan hanya peduli pada produknya sendiri…

Rata-rata situs merek dan perusahaan cenderung bercerita tentang dirinya sendiri

Masalahnya, konsumen tidak peduli dengan produk Anda.

Konsumen hanya peduli dengan dirinya sendiri.

Artinya jelas. Jika Anda ingin menarik perhatian konsumen, Anda terlebih dahulu menunjukkan kepedulian Anda kepada mereka. Tidak ada cara lain.

Itu sebabnya website perusahaan yang melulu bercerita tentang dirinya sendiri bakal kesepian.

Saya akan memberikan sebuah contoh.

Misalkan Anda produsen sebuah merek PC.

Apakah konsumen peduli jika website Anda berisi profil perusahaan yang mempekerjakan 1.000 karyawan ? Perusahaan Anda telah memperoleh award ini …dan award itu ?

Sementara disisi lain, konsumen justru mencari informasi mengenai harga PC, perbandingan antara PC merek X dengan PC merek Y, cara mengajukan klaim garansi, etc…

Apa jadinya jika jawaban atas pertanyaan konsumen tersebut tidak tersedia di situs Anda ?

Mereka tidak akan pernah sampai ke situs Anda.

Sekarang bayangkan bila mereka menemukan jawabannya di situs pesaing Anda ?

Pesaing Anda mendapatkan pembeli.

..Saya yakin Anda tidak mau itu terjadi.

Jadi inilah yang ingin Anda lakukan :

Anda ingin menjadikan website Anda sebagai penyedia informasi yang pertama, dan terlengkap buat konsumen di industri Anda

Keputusan yang tepat.

….Dan jika Anda ingin melakukannya, saya akan menunjukkan caranya.

Anda harus menjawab 3 pertanyaan konsumen berikut ini, atau Anda kehilangan mereka

Saya telah menulis artikel mengenai cara mencari tahu jenis informasi yang dibutuhkan oleh konsumen.

Tapi sekarang Anda tidak perlu repot (Anda bisa melakukan itu nanti).

Saya telah melakukan riset buat Anda. Hasilnya, saya menemukan 3 pertanyaan konsumen yang selalu muncul, berulang-ulang, hampir di semua kategori produk dan jasa…

Jadi, jika sekarang Anda sedang giat memasarkan produk atau jasa di website Anda, pastikan Anda menjawab ketiga pertanyaan berikut di website Anda:

Pertanyaan #1 : Berapa harganya ?

Jangan katakan Anda tidak mencantumkan harga produk di website Anda.

Harga menempati peringkat teratas dalam daftar pertanyaan konsumen.

Sebuah studi yang dilakukan oleh kelompok e-tailing menemukan bahwa 94 % pembeli online meluangkan waktunya hanya untuk menemukan harga termurah..

Dengan kata lain, perusahaan yang tidak mencatumkan harga produk di website mereka, sama saja menyuruh konsumen pergi ke website pesaing.

Apa yang terjadi bila pesaing Anda mencantumkan harga produknya di website mereka ?

Lebih sering daripada tidak, konsumen membeli dari pesaing Anda.

(Baca juga artikel : Alasan Mengapa Anda Harus Menampilkan Harga Produk Pesaing Di Website Anda)

Pertanyaan #2 :  Mengapa produk ini sering mengalami masalah X, Y, Z…. ?

Setiap industri memiliki issue-issue populer di kalangan konsumennya.

Sebagai contoh, pikirkan industri maskapai penerbangan. Issue berulang yang sering dikeluhkan pelanggan adalah delay.

Pikirkan industri penyedia jasa internet seperti telkomsel flash. Issue utama dikalangan pelanggan mereka (seperti saya), adalah koneksi yang tidak konsisten. Kadang lelet… kadang lemot.. (Tuh..kan, tidak konsisten)

Berikut cara yang bisa Anda ambil untuk menanganinya :

Inventaris issue-issue berulang dikalangan konsumen mengenai produk di industri Anda.

Buatlah artikel web atau posting blog yang mengulas tuntas masalah tersebut…

Kejujuran Anda mengakui keberadaan masalah-masalah tersebut dapat meningkatkan kredibilitas Anda…

Ungkapkan mengapa masalah itu terjadi. Berikan solusi pelanggan jika menemui masalah itu (misalnya menghubungi customer service bebas pulsa 24/7)

Satu hal yang tidak boleh Anda lakukan yaitu pura-pura menutup mata dari masalah tersebut

Pengalaman pelanggan terhadap produk  diluar kendali Anda….

Pelanggan akan mencari jawaban dari setiap masalah yang dihadapinya.

…Dan cepat atau lambat, pasti ada situs lain yang menyediakan informasi mengenai masalah tersebut… Bayangkan bila konsumen justru menemukan informasi sepihak mengenai produk Anda ?

Jadi mengapa tidak anda menyediakannya…. Kemudian Anda mengundang pelanggan untuk membicarakan masalah tersebut lansung di situs Anda sendiri.

Pertanyaan #3 : Lebih baik mana produk A atau produk B ?

Setiap merek punya pesaing..

Karena itu kemungkinan besar Anda akan menemukan pertanyaan pelanggan seperti ini :

 

Jika itu terjadi pada merek Anda, memberikan jawaban tetap pilihan terbaik.

Jadilah berani.

Di pasar yang kompetitif dewasa ini, Anda harus berdiri di depan untuk memproklamirkan produk Anda sebagai yang terbaik.

Jika Anda berpikir bahwa konsumen belum mengenal pesaing Anda, Anda keliru.

Konsumen akan pergi ke website pesaing jika Anda tidak menyediakan jawaban…

Sekarang bayangkan jika pesaing Anda secara terbuka membandingkan produk mereka vs. produk Anda di website mereka… Dan secara sengaja membuat produk mereka terlihat lebih unggul dari produk Anda.

Apa yang akan terjadi ?

Sebagian besar konsumen akan membeli penawaran dari pesaing Anda.

Jadi mengapa tidak, Anda melakukan perbandingan di website Anda sendiri.

Saya akan menunjukkan cara melakukannya…

Sebuah contoh kasus :

Kissmetric merupakan developer software analisis pemasaran online…

Ceruk pasar mereka termasuk ketat karena kehadiran Google yang juga menyediakan software sejenis. Google Analityc bahkan menyediakan versi gratis yang lumayan lengkap.

Tapi Kissmetric berani melakukan perbandingan produk mereka vs. Google Analitycs di blog mereka.

Perhatikan tombol CTA (panah merah) pada screenshot dibawah :

contoh penggunaan content marketing pada blogJika Anda klik tombol itu, Anda akan melihat apa saja keunggulan produk mereka yang tidak dimiliki oleh Google Analityc.

Tindakan anda selanjutnya

Pastikan informasi yang tersedia di website Anda menutupi ketiga pertanyaan diatas. Lakukan sekarang sebelum pesaing Anda melakukannya.

Jika Anda punya kesulitan, jangan ragu kontak saya (Rusdianto)

..Oh, yah, saya berharap Anda juga berbagi artikel bermanfaat ini kepada teman Anda via facebook & twitter…

IKUTI KURSUS MINI (GRATIS) :
OPTIMASI HALAMAN PRODUK YANG MENGKONVERSI

Jika Anda pemilik toko Online yang frustasi karena sepi order.. atau jumlah pengunjung Anda banyak tapi sedikit (atau tidak satupun) yang akhirnya membeli...

Maka 7 materi kursus ini akan menunjukkan semua trik rahasia yang Anda butuhkan, untuk mengkonversi setiap pengunjung toko online Anda menjadi pembeli...

FYI : Semua materi kursus hanya bisa diterapkan pada toko online/website yang punya domain & sewa hosting sendiri. Kursus ini bukan untuk pengguna platform gratisan seperti blogger.com, facebook, instagram, bukalapak, tokopedia, dsb.

Dapatkan semua materi kursus Anda sekarang juga. Cukup daftarkan nama & email Anda pada form dibawah :

Cek email Anda untuk melihat materi kursus