Ingin kampanye politik Anda sukses seperti Jokowi di putaran I pilgub DKI ?
Rahasianya adalah viral marketing.
Dengan viral marketing berarti konten kampanye anda menyebar dari mulut ke mulut lewat jaringan sosial (…analog dengan penyebaran virus komputer)
…Dan yang terbaik dari viral marketing, anda tidak perlu memboroskan biaya pemenangan pilkada seperti pada pemasaran politik tradisional (iklan)…Karena orang dengan sukarela berbagi konten anda di twitter, facebook atau blog.
Tapi dengan syarat…
Anda harus memberikan mereka pemicu.
2 Faktor Pemicu Konten Menjadi Virus
Pertama, mari kita luruskan dulu persepsi lama mengenai pemicu konten menjadi virus.
Apakah anda mengira konten negatif lebih virus ?
Karena itu anda terus-menerus menerbitkan konten berisi pesimisme atas kinerja rival anda (dalam kasus kandidat Anda melawan incumbent) ?
Persepsi tersebut keliru menurut hasil penelitian Jonah Berger & Katherine L. Milkman
Setelah menyelidiki hampir 7.000 artikel di New York Times. Jonah Berger menemukan fakta bahwa :
1. Konten positif lebih virus
Terkejut ? Selama ini anda mengira konten negatif lebih punya nilai berita, kan ?
Tapi mengapa orang lebih sering berbagi konten positif ?
Ternyata….. orang-orang sering berbagi konten (via tweet, status atau email) dengan tujuan merepresentasikan diri. Karena itu konten positif lebih sering dibagi karena mencerminkan citra positif si pembagi dimata jaringannya.
Ternyata…kebanyakan orang akan memilih dikenal sebagai seseorang yang berbagi cerita optimisme karena membuat orang merasa lebih baik, ketimbang membuat orang lain sedih atau kesal.
2. Konten yang membangkitkan emosi gairah tinggi lebih virus
Konten yang membangkitkan emosi gairah tinggi lebih virus. Terlepas apakah itu konten positif (emosi kekagumanan, hal luar biasa, suka cita), atau negatif (emosi kemarahan, kecemasan, rasa takut kehilangan).
Dan sebaliknya konten kurang virus jika menonaktifkan emosi (menurunkan gairah). Misalnya konten bernuansa kesedihan.
Jadi menurut hasil penelitian Jonah Berger :
Konten positif + Membangkitkan emosi gairah tinggi = Viral –>click to tweet
Sekarang bagaimana cara menggunakan rumus diatas untuk kampanye politik kandidat Anda?
Cara Menciptakan Konten Kampanye Politik Viral
1. Buat konten positif
Memang, membuat konten kampanye politik negatif jauh lebih mudah. Bagaimanapun, Indonesia tidak pernah kekurangan bahan.
Tapi bukan berarti sulit.
Cari ide konten yang memicu optimisme.
Anda tentu ingat bagaimana berita ‘mobil SMK’ membuat orang ramai membicarakan Jokowi.
Atau…. publik yang ramai membicarakan Dahlan Iskan saat turun lansung menjual karcis tol.
Itu karena publik butuh optimisme akan hadirnya pemimpin yng merakyat ditengah krisis kepemimpinan negeri ini.
Jadi apa prestasi dan gagasan luar biasa dari kandidat Anda yang bisa membangkitkan optimisme publik ? ….Cari dan jadikan bahan membuat konten.
2. Buat cerita yang membangkitkan emosi gairah tinggi
Jika membangkitkan gairah emosi tinggi, maka konten kampanye berpotensi virus. Tidak peduli konten positif atau negatif.
Tapi disini kita akan memilih konten positif, seperti kekaguman, suka cita, atau sesuatu yang bersifat luar biasa.
Sebagai contoh :
Fenomena Jokowi dengan mobil SMK menjadi virus karena memicu gairah emosi kekaguman. Publik kagum pada sikap walikota yang berani mengganti kendaraan dinasnya dengan mobil produk anak SMK.
Berita Dahlan Iskan menjual karcis tol memicu gairah emosi luar biasa Menteri yang proaktif dan mau turun tangan lansung bukan hal biasa di Indonesia.
Sekarang, pelajari rekam jejak kandidat Anda. Cari unsur didalamnya yang bisa membangkitkan emosi gairah tinggi. Lalu ceritakan.
Sekarang anda sudah memiliki konten kampanye yang siap menjadi virus
Tapi belum cukup.
Anda masih perlu menyediakan alat & format untuk memudahkan konten Anda menjadi virus.
3 Cara Menyiapkan Konten Kampanye Politik Viral
1. Memudahkan orang berbagi
Pengguna web terkenal malas – maaf, tapi ini benar.
Jadi Anda harus menyediakan alat instan yang memudahkan mereka berbagi.
Tapi Anda beruntung jika menggunakan wordpress.
Direktori plugin wordpress menyediakan sekitar 545 plugin berbagi konten, gratis. Anda cukup menginstal salah satu plugin dan mengatur setting dalam beberapa klik.
Saya merekomendasikan Anda memakai plugin Digg Digg. Selain bisa menempatkan tombol berbagi horizontal, Anda juga bisa membuatnya melayang vertikal di samping konten.
Ada 2 hal yang penting diperhatikan dalam penempatan tombol berbagi :
- Orang cenderung berbagi setelah membaca konten. Kita tidak ingin gegabah berbagi hal yang belum diketahui, benar ?
Karena itu tepat bila anda menempatkan tombol berbagi di akhir posting.
- Menampilkan banyak tombol berbagi bisa jadi bumerang. Hasil penelitian membuktikan bahwa terlalu banyak pilihan bisa mengakibatkan orang tidak mengambil pilihan sama sekali.
Cukup menampilkan 2 atau maksimal 3 tombol berbagi seperti pada situs Jokowi – Ahok :
Tapi bagaimana cara menentukan jenis tombol yang akan ditampilkan ?
Lakukan survey untuk mengetahui alat berbagi yang sering digunakan konstituen anda. Kemungkinan besar twitter, facebook & email. Namun Anda layak mempertimbangkan tombol Pinterest jika konten anda dominan berupa gambar.
2. Menyebutkan BANYAK nama orang dalam konten
Menurut temuan Peep Laja, menyebutkan banyak nama orang dalam sebuah posting telah membawa 50.000 kunjungan ke blognya dalam bulan pertama..
Dia menyebut nama orang lewat kutipan dengan link balik ke situs atau akun twitter mereka.
Trik ini bekerja karena nama adalah hal paling merdu di telinga seseorang.
Setelah Anda menerbitkan posting, beritahu (via email atau twitter) bahwa Anda mengutip mereka di website kandidat Anda.
Percayalah, jika menyangkut namanya, orang selalu ingin ‘memamerkannya’ kepada orang lain …dan hasilnya konten Anda menjadi virus.
3. Meminta orang berbagi
Banyak orang sungkan meminta orang lain untuk berbagi. Mereka khawatir orang justru bertindak sebaliknya.
Tapi anda harus tahu fakta sebenarnya.
Menurut hasil penelitian Dan Zarella, salah satu jenis tweet yang banyak di-retweet adalah yang menggunakan kata Please Retweet | RT (Tidak aneh sebenarnya mengingat manusia adalah mahluk penolong, setelah semua )
Cara terbukti untuk mendapat retweet adalah dengan menulis ‘please retweet’ —> click to tweet
Jadi setiap kali anda mengakhiri konten, mintalah terus terang kepada pembaca untuk berbagi -Contoh kalimatnya bisa anda baca di akhir posting ini.
Bertindak Sekarang Dalam 4 Langkah Praktis
Berikut 4 langkah praktis membuat konten kampanye politik kandidat Anda menjadi virus di internet.
1. Buat konten positif dan membangkitkan emosi gairah tinggi
2. Instal salah satu plugin berbagi konten dan tampilkan maksimal 3 tombol berbagi di akhir konten anda.
3. Kutip banyak nama tokoh dan pendapat orang (influencer) dalam posting anda. Lalu beritahukan kepada mereka.
4. Akhiri konten dengan meminta pembaca membagikan konten anda ke jaringan sosial mereka. Contohnya seperti dibawah ini :
Jika Anda merasa posting ini bermanfaat, harap berbagi dengan teman Anda di twitter, google+ dan Linkedin…
Image credit by Will Lion [creative commons]


terimakasih mas, analisa yang inspiratif
analisanya tajem nih…. betul sekali tuh jokowi bisa menang gara gara viral konten positif..
Bung Applausr, terima kasih sudah mampir..
yah, apa yang diperoleh Jokowi sekarang, sebenarnya hasil dari viral marketing sejak dia masih jd walikota Solo.